10 sifat wajib diwaspadai

Berilmu tetapi tidak diamalkan.

Tidaklah sesorang berilmu kecuali apabila sesorang belajar. Orang yang mencari ilmu demi untuk mencari pangkat, Orang yang mencari ilmu demi pujian dan sanjungan bahwa dia merupakan seorang  yang alim/ulama/ustads, maka itu harus dihindari. jika kit aberilmu maka harus diamalkan supaya kita tidak seperti kaum bani israil, berilmu tapi tidak diamalkan seperti keledai yang membawa banyak kitab/buku di punggunggnnya sehingga kelihatan dungu.

Beramal tetapi tidak dengan dasar iklas.

Iklas dalam bahasa indonesia berarti “rela”, tetapi iklas dalam bahasa arab adalah beribadah semata-mata karena Allah. waspadailah arti dari iklas karen akita bisa menyimpang pemahamannya. Jadi terdapat perbedaan penafsiran yang sangat mencolok dalam hal ini. Orang yang beramal iklas pasti karena Allah saja, tetapi orang beramal tidak karena Allah pastilah dia tidak iklas dan pasti ada alasan lainya terlebih alasan rela karena sesuatu hal. Hendaklah seseorang itu membenci karena Allah, beramal semua karena Allah.  Apabila orang beramal karena riya maka buruk akalnya.

Beramal tanpa dalil.

Beramal harus  sesuai dengan dalil apabila beramal yang tanpa dalil dan tanpa sunnah maka akan sia-sia amalnya. Orang berislam diharuskan berdasarkan sunnah, pelaku bid’ah lebih jelek daripada pelaku maksiat, pelaku maksiat masih tahu kalau itu merupakan perbuatan buruk/haram, tetapi pelaku bid’ah tidak akan merasa atas apa yang dilakukanya adalah keliru karena seolah-olah yang dilakukan nya adalah benar. Seorang muslim dianjurkan untuk cros-cek apabila setelah melakukan suatu tindakan yang dia anggap syar’i  islam maka dia dianjurkan  kembali m untuk mencari di dalam al-quran dan hadist tentang apa yang telah dia lakukan apakah sudah ada di dalamnya atau tidak, sudah tertulis dalam al-qur’an dan hadist, terlebih  melihatnya sendiri mengunakan mata  dan membacanya sendiri dengan mengggunakan lidah.

Harta yang tidak di infaqkan.

Buruk ahklak adalah orang yang pelit, kikir, pelit.  Baik akhlak adalah orang yang dermawan.

Badan yang tidak pernah digunakan taat pada Allah.

Muslim hakiki adalah apabila menggunakan badannya dalam ketaatan kepada Allah taala. Iksan adalah jawaban dari ketaatan yang dilakukan oleh seorang muslim, jika seorang itu muslim sudah pastilah dia ikhsan,  dia akan melihat Allah dimana saja dia berada dan selalu Allah yang mengawasi, dengan keadaan seperti ini maka muslim wajib taat pada Allah setiap waktu, setiap detik serta takut jikalau Allah mengetahui apa yang kit alakukan dan sudah pasti Allah mengetahui apa yang kita lakukan.

Menyia-nyiakan waktu.

Waktu jika tidak digunakan untuk taat kepada Allah maka buruklah akhlaknya, waktu yang kiat gunakan untuk menutupi kekuranganya maka itu baik akhlaknya, berbuat kabaikan untuk selalu meningkatkan kualitas ketaqwaan kita, waktu luang harus digunakan untuk evaluasi dan perbaikan kualitas ketaqwaan, itulah kuncinya.

Hati yang kosong dari pada cinta kepada Allah.

Tidak ada Allah di dalam hatinya seseorang, maka itu sangat berbahaya, tidak ada ketakutan kepada Allah,maka itu sanbgat merugikan, tidak ada ketergantungan kepada Allah, maka buruklah akhlaknya. Hati muslim harus selalu berisi  dengan kecintaan pada Allah, dzikir adalah solusinya dan pahala akhirat  adalah pendorongnya.

Cinta yang tidak diikat dengan keridhoan Allah.

Cinta istri tetapi harus diridhoi Allah, kita cinta dunia tetapi harus diridhoi Allah. Seharusnya kita mencintai Allah,  Rasul,  malaikat , mukmin , tetapi apabila kita cinta orang kafir maka buruklah ahklak kita. Janganlah kecintaan kita pada dunia mengalahkan kecintaan kita pada Allah. Allah nomor satu, dunia itu milik Allah maka mintalah pada Allah yang mempunya dunia. Cintailah sesuatu yang itu diridhoi oleh Allah jangan memminta sesuatu yang itu dibenci atau yang dilarang oleh Allah.

Berkhidmad kepada apa yang dilarang Allah.

Berbuat baik kepada orang yang tidak mendekatkan diri kepada Allah, itulah contoh seseorang yang  sangat buruk akhlaknya. Janganlah kiat membantu kemungkaran, membantu kemaksiatan, jika itu kita lakukan maka buruklah ahklaknya.

Takutnya seseorang kepada mahkluk Allah.

Takutnya seseorang kepada mahkluk Allah yang tidak memiliki apa-apa yang dia merupakan dibawah kekuasaan Allah, padahal seorang muslim lebih utama ketakutkannya harus kepada Allah, yakin tidak berharap kepada apa yang ada di tangan mahkluk Allah tetapi yakin dan berharap kepada apa yang ada ditangan Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s